Persiapan Mediasi Batas Wilayah Adat Suku Kemtuk, Pt.PPMA Papua Lakukan Pra Kondisi

Jayapura, www.pppma.or.id – Perkumpulan terbatas untuk Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Adat (Pt.PPMA) Papua melalui program Clua, hendak melakukan kunjungan lapangan ke masyarakat kampung dampingan. Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk kegiatan pra kondisi pemetaan lanjutan “Mediasi Batas” di wilayah adat suku Kemtuk, Kabupaten Jayapura.

Kunjungan lapangan ini berlangsung selama 2 hari, Selasa – Rabu, 20-21 Februari 2024 di beberapa titik kampung dampingan. Yakni wilayah adat suku Kemtuk, Kampung Brasu, Yanim, Merem, Skori, Sabiab dan Kampung Sabron.

Pada kunjungan yang telah dilakukan, Tim Clua – Pt.PPMA Papua bertemu langsung dengan Kepala Kampung, Tokoh Adat dan Trang (Kepala Suku Besar) untuk mendiskusikan persiapan mediasi batas yang akan dilakukan pada bulan Maret 2024 mendatang.

Tim Clua – Pt.PPMA Papua, Marselina Wamebu (Staf) menjelaskan bahwa kujungan ini berjalan dengan baik. Ia menjelaskan bahwa hasil pertemuan dengan para Trang dan Tokoh Adat telah mengidentifikasi para tokoh-tokoh kunci lainnya yang akan terlibat di kegiatan mediasi batas mendatang.

“Kami sudah bertemu dengan Trang dan Tokoh adat sub suku di wilayah adat Kemtuk. Kami telah membahas persiapan kegiatan mediasi batas dengan mereka, dan juga sudah mengidentifikasi para aktor kunci yang akan terlibat di kegiatan mediasi itu,” Ucap Marselina di Kantor Pt.PPMA Papua, Kamis (22/02).

Tambah Marselina, “harapan kami di bulan Maret (2024) mendatang, kami program Clua dapat mendampingi masyarakat adat suku Kemtuk untuk menyelesaikan proses mediasi batas, hingga pendatanganan berita acara pengakuan antar pihak. Selanjutnya akan kami kawal sampai mendapatkan SK pengakuan wilayah adat oleh Pemerintah.” (*)

Bagikan: